Ngadem di Air Terjun Sidoharjo Kulonprogo
Jogja 0 CommentsDataran dari Kabupaten Kulonprogo jogja yang 60% merupakan pegunungan ternyata menyimpan berbagai keindahan alam yang luar biasa. Dari banyak tempat wisata salah satunya adalah Air terjun Sidoharjo. Sebenarnya nama perawan bukan nama air terjun ini, mereka dari warga sekitar yang saya tanyai tidak tahu namanya hanya menyebutnya sebagai “grojogan” (bahasa jawa :air terjun) atau lebih di kenal dengan istilah “curug”. Juga populer dengan nama air terjun perawan karena air terjun ini masih natural dan suasana hijau masih kental.

Air terjun Sidoharjo Kulonprogo memiliki ketinggian berkisar 75 meter dari daratan dengan kemiringan hampir 90 derajat, membuat air yang tumpah dari atas begitu deras. Air dari air terjun ini sangat jernih lho, tidak seperti air terjun dadakan yang keruh dan hidup bila musim penghujan dan kering bla musing kemarau panjang.
Curug Sidoharjo (Air Terjun Sidoharjo) terletak di di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Yogyakarta. Rute untuk menuju ke tempat ini dari kota Yogyakarta kita Anda dapat mengambil rute melalui Godean terus kearah barat, kemudian akan sampai perempatan Nanggulan. Ambil ke kanan, ke arah perempatan tugu pasar Dekso, setelah sampai perempatan tugu pasar Dekso ambil arah Samigaluh ya. Lalu setelah itu akan ada pertigaan dijalan lumayan menanjak, ambil kanan menuju sekolah Mts. Sidoharjo. Ikuti jalan tersebut sampai menemukan Mts Sidoharjo, kemudian belok kanan masuk jalan kecil, ikuti jalan tersebut kita akan mencapai desa Sidoharjo.

Saya sarankan bertanya dengan warga sekitar karena letak Curug yang tersembunyi, sangat sulit di temukan lho atau minimal kuasai google maps untuk petunjuk lebih jelas. Kendaraan bermotor tidak bisa masuk ke depan lokasi Air terjun sehingga disarankan agar menitipkan kendaraan di tempat penitipan yang sudah disediakan warga setempat.
Setelah menitipkan kendaraan kita perlu tracking menuju air terjun sidoharjo, tapi jangan kawatir tidak lama kok untuk sampai tujuan. Jika kalian hobi makan di tempat wisata silahkan bawa dari rumah secukupnya karena di lokasi wisata penjual makanan masih dapat di hitung dengan jari satu tanggan.